CAWENE

Foto Pandhito Mukti

Lokasi, kondisi dan situasi CAWENE

Komentar

Foto Pandhito Mukti

BTPurnomo On Oktober 28,

BTPurnomo
On Oktober 28, 2007 at 1:03 am Pandhito Mukti Said:

Salam … ….
Bismilahi Wabillahi…

Semoga ini menambah wacana …….
Dalam rangka menyambut HARI SUMPAH PEMUDA.
Aq ga tau ni ada hungannya ama sang fajar atw ga, krn aq ada sedikit hal amanah atw aset amanah yang mungkin berguna bagi anda. Smoga aja ada hubungannya.
Aq menulis ini terus terang aja blom ijin ama Abah, bapak angkatq, smoga aja Beliau memakluminya, karena ini hanya sekedar informasi bagi anda yang mau baca.
Karena hari ini adalah HARI SUMPAH PEMUDA, kan

Sejak sumpah pemuda ke 1 th 1926 amanah dirancang n dimobilisasi lagi secara perbankan, dan dimulai pada 1927 sebagian aset amanah disimpan di Swiss kira2 98 Billion Dollar dan beberapa negara lainnya sampai pada tahun 1968 secara rolling program per 40 th dengan bunga 2,5% pertahun.
Terus siapakah yang memegang amanah tersebut? adalah:
Abah Syaepoeddin Malik-ASM, pemegang amanah tunggal, beliau punya 17 nama, 12 nama Indonesia dng KTP Indonesia dan 5 nama Luar Negeri dengan KTP dari Negara yang bersangkutan, sekarang beliau usianya 107 tahun lebih, beliau 1 tahun lebih tua dari BK, sama-sama kuliah di ITB tempo dulu, BK kuliah Arsitek sementara Abah kuliah di Sipil, trus lanjutin ke eropa bersama-sama juga, klo ga salah denger, BK sendiri baru kenal amanah pada th 1922, waktu itu yg nerangin amanah supaya BK jelas adalah HOS Cokroaminoto.
Urusan amanah tuh dibagi dalam beberapa kelompok dan di wakili oleh :
1. HB IX, sbg wakil dari kelompok Dinasti, berupa aset dinasti dari 114 kerajaan (islam?) yang pernah berdiri di Nusantara ini. Pertama kali wakil dari 114 kerajaan dikumpulkan pada sumpah pemuda I pada 1926, diwakili oleh para raja, sultan atw utusan yang ditunjuk oleh kerajaan atw keluarga dari kerajaan yang pernah keluarga itu dirikan, mengumpulkan aset dan diberi nama aset dinasti.
2. Eyang Khoir, Tulung Agung, sbg wakil dari kelompok Prasasti, atw harta peninggalan dari para Nabiullah dan kerajaan Islam yang didirikan oleh para Nabiullah, misalnya Nabi Khidir, Sulaeman dllnya, dikumpulkan dan disimpan di P.Jawa ini.
3. Eyang Suwarno, sbg wakil dari aset khusus UBCN, dari hasil program HANURA, hati Nurani Rakyat, jaman BK masih jadi Presiden. UBCN adalah Obligasi berupa mata uang brasil persetujuan dengan tiga negara yaitu
Brasilia, Amerika Serikat dan Arab Saudi, Jadi klo mau mencairkan UBCN tu ya harus dengan persetujuan Presiden dari 3 negara tersebut. Kira2 ada total 90 ribu peti yang tersebar digudang2 amanah. Gudang amanah sendiri total jumlahnya 101 gudang, dijaga n diawasi oleh 66 eyang, sayangnya belaiu sekarang jumlahnya tinggal 36 eyang ataw mungkin dah berkurang lagi. BK sendiri dah makzul, 4 lainnnya juga, tinggal ASM sendirian.
4. Sarinah, sbg wakil pemegang UBCN juga bersama eyang Suwarno. Di Jawa ini Sarinah ada 3 orang, aq namai, Sarinah Jilid 1, Sarinah Jilid 2 dan Sarinah Jilid 3.
5. BK, sbg wakil pemegang aset AMPERA, Amanat Penderitaan Rakyat, dan PAMPASAN PRANG yang berupa :
a. Aurum senilai 14 juta ton metrik,
b. Platinium senilai 3 juta ton metrik
c. Dollar hasil hibah dari beberapa negara sejak tahun 1933. nilai awal pada th 1933 adalah 10 lembar Deposit Dollar @ 65 Milyat Dollar. Dan untuk membedakannya setahu aq dibagi 2 kelompok tahun :
yaitu th 1933 sd 1966 dan 1966 sampai sekarang, atw dibagi menjadi 2 bendel atw 2 lembar surat. 1 lembar surat penjelasan perkembangan nilai Aset Deposit Dolar dari th 1933 sd 1966 pokok dan hasil2nya.
1 lembar lagi perkembangan Nilai hasil sejak 1966 s/d sekarang.
d. Dan juga Pampasan prang, aq kasih nama, yaitu harta pengembalian dari negeri Belanda, hasil tuntutan BK dan ASM dibantu oleh Pengacara Beliau Mr.Brown, karena NKRI merdeka sendiri bukan diberi kemerdekaan oleh Belanda. Hasil tuntutan itu berupa Dollar senilai lk 415 Triliun Dollar, krn Indonesia dijajah Belanda selama 415 tahun. kira-kira begitu.

Meurut crita Abah-ASM NKRI ini sebenarnya dah dirancang sejak Sumpah Pemuda 1, bahwa nanti pada 17 Agustus 1945 NKRI memproklamirkan diri sebagai negara yg Merdeka.

Kapan kira2 amanah bisa cair, bisa dimanfaatkan, oleh rakyat indonesia khususnya dan dunia pada umumnya. karena hampir 50% dollar yang berkembang diseluruh dunia tuh ada di Gudang Amanah, secara Riil, berupa lembar Dollar.
1. Pertama-tama yang harus aq dan ASM jalani adalah
Memastikan bahwa 101 Gudang Amanah masih utuh barangnya, tidak 1 gram atw 1 lembar Dollarpun bisa hilang, dibobol oleh siapapun hatta itu Jin, kecuali rusak.
2. Melobi Presiden RI, yg kita patuhi dan kita cintai ini, smoga beliau mau bekerja sama, bagaimana baiknya mengelola dana sebesar ini. Dan yang lebih penting lagi adalah Surat Jaminan dari Beliau Presiden ke kami, ya minimal ke ASM saja, aq sih orang biasa, ga penting, maklum aq nih sopirnya beliau aja. Tetapi sejak Presiden Megawati sampai Presiden kita sekarang ini, Aq dan ASM hanya bisa gigit jari, sebenarnya sih Belaiu Presiden SBY secara pribadi setuju, tetapi yang kami harapkan adalah secara resmi kenegaraan, bukan pribadi. Karena dengan surat Jaminan Resmi, baru melangkah ke Mahkamah Internasional di Belanda. Dengan modal 2 surat resmi itulah Amanah diharapkan bisa dicairkan tanpa gejolak yang membahayakan perekonomian dunia.
3. Mengurusi Aset Amanah yang ada di Luar Negeri, dan ini Lebih mudah karena ada UBS, United Bank Swiss, sering disebut Uangnya Bung Sukarno, World Bank, 20 Konsorsium Keuangan Dunia, Dan sejumlah Bank Central yang mau membantu kami diluar negeri, hanya mungkin butuh waktu yang cukup lama mencairkannya kira kira 65 tahun dan paling cepat yang bisa aq analisakan sekitar 17 tahun.
4. Membuat Gudang Baru, tuk ngumpulin barang2 dari 101 Gudang yang tersebar di Nusantara ini.
5. Membangun NKRI, manusianya maupun Alamnya, sehingga NKRI ni menjadi Barometer Dunia, Istilah BK Mercusuar Dunia.

Tuh kira-kira crita dikit hal amanah. Dan klo dikaitkan dengan Sang Fajar, Aq sendiri ga tau, ASM aq tanyain ga komentar sama sekali. Aq sendiri tau yang namanya SPSW, satrio Piningit Sinisihan Wahyu ya dari tulisannya Mas Nurahmad, dari seorang temenq.

Amanah sendiri tujuannya adalah seperti sila ke 5 Pancasila, KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA, kata ASM, dengan program ESB, Ekonomi Sosial Budaya.
Ekonomi utamanya ya ciptain kerjaan, shg tak satupun WNI yang mau nganggur kecuali dia emang malas, dilarang ada TKI, maupun TKW lagi, orang islam jangan ganggu jalan2 krn minta sumbangan tuk masjid dllnya
Klo Sosial ya buat Rumah Sakit International n Gratis kecuali yang mau bayar, panti jompo, Asuhan dllnya. Budaya mendirikan Sekolah dari Taman bermain sd Universitas n Gratis, tetapi pengelolanya tetap di gaji pa lagi Guru2nya.
Dan Bagi anda yang profesinya tuh Tentara, polisi, Dokter, Guru, Penyuluh Pertanian agak diutamakan sehingga tercipta Penjaga, pengatur dan pembina yang baik.
Dan Bagi Anda2 yang mau belajar setinggi2nya demi kepentingan bangsa dibiayai total, shg kepandaiannya tuk darma bakti ibu pertiwi bukan tuk minterin bangsa sendiri.
NKRI ini Jadi Negeri Super Modern tetapi tetap AGRARIS, begitu pesan BK di surat yang pernah aq baca.

Ada satu lagi pesan dari eyang-ASM, smoga amanah bisa dimanfaatkan dicairkan
1. Adalah kesiapan kita atw diri kita masing2, karena Aset amanah hanya bisa diurusi dikelola hanya oleh ORANG YANG AMANAH dan menciptakan Birokrasi yang Amanah juga.
2. Supaya kita bisa amanah kita diminta banyak2 Dzikir atw Wirid dan Berdoa Mohon Keridhoan Allah SWT
Wirid yang beliau ajarkan padaq kalau anda pingin juga ikutan silahkan, krn nggak ada paksaan dalam agama antara lain :
1. Istighfar, 101x
2. Hamdalah, 101x
3. Bismillah, ya cukup baca BISMILLAH, 101x
4. Yafatahu,101x, klo bisa dibaca sebelum sholat subuh dan tidak putus selama 40 hari, setelah 40 hari selesai, klo bisa dijadikan kebiasaan lebih baik
5. Allohuma YaGhofur, 101x
6. Yahin, 101x adalah panggilan Allah ala Jin, atw Jin tuh kalau nyebut Allahnya, YAHIN
7. Yafatahu yahasibu, 101x supaya tetap semangat
8. YaLatief, 101x supaya anda memahami yang goib2
9. Yarahman yarahim, 101x supaya anda bisa ketemu, ngobrol ama yang ghoib.
10. Bismillahirahmannirahim, 1001x (seribu satu kali)
11. Allohu ahad, 101x
itu standar yg sebaiknya dari ASM dalam rangka mendukung beliau mencairkan Amanah, klo lebih kurangnya ya terserah anda sendiri. Buat Islam bagus bagi non islam silahkan, terserah saja. Dan aq kasih nama sejak 9 september 2006 tu namanya JAYA, Jamaah Yafatahu.
Karena, menurutq, ASM tuh ORANG AMANAH, n klu kita ngikuti beliau, mendukung beliau, kita jadi ORANG YANG AMANAH, wiridan itu adalah baju barunya,karena baju yang lama tak bisa memperbaiki umat islam di Indonesia ini khususnya, dan non islam pada umumnya ditambah, Doa Kaya, sayangnya aq dilarang beliau ajarkan , kecuali dah aq pakai 10 tahun, ya maaf.

Dah sejak 7-7-2007 ini kami dalam rangka persiapan, mencairkan, karena perlu SAKRAL GUDANG istilah ASM, Doa mohon Keridhoan Allah dari anda2 sekalian kami harapkan.

Smoga tulisan ini ada manfaatnya, diakhiri dengan DOA AKHLAKUL KARIMAH,
“Wahai yang Maha Cepat RIDHONYA…
Ampunilah aq yang tak memiliki apapun kecuali DOA…
Karena Engkau Perbuat apa KehendakMU…
Wahai Yang NamaNya adalah OBAT…
Yang DzikirNya adalah PENYEMBUHAN…
Yang ketaatanNya adalah KEKAYAAN…
Kasihanilah aq yang hartaq hanyalah HARAPAN…
Dan Senjataq hanyalah TANGISAN…”

Maaf klo ada kata n tulisan yang salah… ya maap
Pesanq JADILAH (kayak) PEMUDA AL-KAHFI…
Makasih…
Salam… ….

Foto Pandhito Mukti

BTPurnomo On Nopember 17,

BTPurnomo
On Nopember 17, 2007 at 3:20 am Pandhito Mukti Said:

Bismillahi… wabillahi ….
Salam sejahtera buat para bloger yg budiman

Menjawab pertanyaan Mas Adi :
14 jt ton metrik itu, aq sendiri juga blom menghitung riil kok, mungkin nanti ada saatnya, data itu ada di lampiran keterangan hal aset aurum, aq jumlahin ada kira2 spt itu, bener ga masih sejumlah itu, mungkin lebih atw mungkin kurang. klo ga salah ada 36 jenis cetakan luar n beberapa cetakan dari dalam, yg biasa dinamain cetakan pasir, karena waktu nyetaknya dialasi pasir, bgtu kira-kira. Klo masalah itu banyak atw sedikit…… ya begitulah.

Klo buat Mas Karebet:
He… he…maaf emang aq sendiri blom pernah ketemu secara fisik dengan beliau, aq ni orang awam tahunya .. ya klo ada tugas dari eyang ya aq kerjakan..begitu aja… klo masalah kerjaanq ini kok menyangkut BK, ya karena eyang yg jelasin, mana2 tulisan yg perlu dijabarin n mana2 tulisan yg masih harus disimpan… n aq ya ga berani komentar, la wong namanya aja aq hanya pembantu kok…… trimaaaaaa aja… bgtu lebih afdhol …(buatq loh ya)..
Klo masalah aset itu emang betul ga ada hubungannya ama pemerintah ini kok, tapi berhubungan dengan rakyat Indonesia, la wong tujuannya aja sila ke 5, hanya sebagai warga negara yang berusaha sebaik-baiknya, eyang sepuh minta kami -kulo nuwunlah- bgtu, supaya aman n menentramkan, n nantinya klo pemerintah kita ini adil, dari sebagian aset akan diserahin ke pemerintah, sebagai modal n spy ga punya utang lagi. Harapan kami smoga aja para birokrat kita nantinya orang2 yg adil… amanah. Sehingga klo aset itu dikelola ama pemerintahan yg amanah jadi klop.

Klo hal persiapan menyambut datengnya -Putra Sang Fajar- mungkin seperti yang eyang sering nasehatkan padaq, supaya aq nih jadi orang yang berani dan bertanggung jawab, Mandiri, istilahq. Berani karena punya keahlian, atw ahli dibidang tertentu, krn tanpa keahlian orang sering kurang punya nyali. Sedangkan tanggung jawab didapatkan dari diri kita sendiri, punya kepercayaan keyakinan kepatuhan shg berbuah keikhlasan, keikhlasan itu yg mendorong seseorang punya rasa tanggung jawab… bgtu kira2 wejangan eyang.
Jadi dalam rangka menyambut kedatangan -Putra Sang Fajar- klo menurut aq loh ya, persiapkan diri kita supaya punya Keberanian dan Tanggung Jawab, terhadap apaun yang kita kerjakan. itu aja……..

Maaf klo penjelasanya kurang berkenan …. ya maap
Makasih…
Salam

Foto Heruweb

As.Wr.Wb. Mas Purnomo,

As.Wr.Wb.
Mas Purnomo, terima kasih banyak atas info yang sangat bagus ini.
Sebagai tambahan, saya mendapat info bahwa pada awal 1990-an ASM telah memindahkan sebagian barang amanah dr JABAR ke gudang lain demi alasan keamanan. Pemindahan barang ini melibatkan saudara beliau yang namanya mirip2 juga dgn ASM.
Mungkin kegiatan tersebut merupakan kegiatan beliau yang terakhir sebelum mengasingkan diri dan menjalani kehidupan sebagai arang awam.
Tolong, sampaikan sembah sungkem saya kepada beliau.
Wassalam...

Foto adi

mas heruweb kangen sama ASM?

mas heruweb kangen sama ASM? sama dong !, kira2 setengah taun yg lalu ketemu beliau

Foto Pandhito Mukti

Wassalamu'alaikum wr

Wassalamu'alaikum wr wb
terutama buat mas Heru.
Sebenarnya udah lama aku pingin nulis hal urusan amanah, tetapi mohon maaf aq blum sempat.
Sekedar info buat mas Heru, klo anda pingin ketemu ASM, sejak bulan September 2008 kemarin emang agak susah, krn beliau barusan operasi usus di bandung, beliau tinggal dibandung bersama istri beliau, Ai Masyithoh dari tgl 22 juni, krn sakit asam urat ditambah lagi harus operasi usus. kalau mas Heru pingin ketemu ASM, silahkan anda ke temu keponakan ASM yaitu Sultan Banten, siapa tahu beliau -Sultan Banten- mau memberi tahu alamat ASM. Sebernarnya ASM tuh adalah Sultan Banten, tetapi karena kesibukan beliau di Amanah, maka kedudukan Sultan Banten diserahkan ke Keponakannya.
Untuk Hal tulisan Amanah, Cawene, Rencana Program Amanah ...dllnya , aq sedang mikir-mikir dulu yaah...mohon maaf, semoga bulan nopember ini aq bisa menuliskannya, yaah sekedar ikut memeriahkan hari pahlawan, hari ini 10-Nopember, dan kado ulang tahun bagi istriq tercinta..... 20 Nopember nanti.....

Wassalam

BTPurnomo

Foto Heruweb

Mas Pur, Terima kasih banyak

Mas Pur,
Terima kasih banyak atas informasinya.
Mohon maaf bila membuat mas Pur jadi repot tapi saya baru mendengar ada Sultan Banten. Sepengetahuan saya, pewaris kesultanan tersebut tidak ada atau belum dapat ditelusuri. Pernah saya mendengar selentingan bahwa pewarisnya adalah seorang Kyai yang bernama H. Hasuri yang terakhir tingal di Serang. Namun sampai saat ini orang tersebut malah menghilang.
Bila tidak berkeberatan, mohon nama dan alamatnya dapat disampaikan ke email saya di heruweb@yahoo.com.
Saya tunggu lagi tulisan2 mas Pur ttg amanah ini. Bila diperlukan, saya ada beberapa data ttg amanah yang saya kumpulkan baik dari sumber Dalam maupun dari Luar Negri yang saya simpan dalam bentuk CDROm.

Salam,

Heru

Foto armin

mas, kapan nulis CAWANE dan

mas, kapan nulis CAWANE dan CAWENE?

Foto Heruweb

Iya Mas Adi, Saya ingin

Iya Mas Adi,
Saya ingin sekali jumpa beliau maupun istri beliau.
Belum pernah jumpa dan gak tau alamatnya.
Ingin sekali jumpa, setidak2nya buat sowan.
Wassalam,

Heru

Foto SJ KUSOMO

wes ketemu apa yang sampean

wes ketemu apa yang sampean cari jika gusti allah memberikan jodoh.....

Foto adi

mas heru belum pernah

mas heru belum pernah ketemu?
aku belum pernah kerumah beliau, katanya mas pur, rumah aslinya bandung, tapi beliau lebih sering di jakarta. aku ketemu beliau sekali di hotel, itupun ndilalah pas dolan di rumah adiknya mas pur lalu diajak ketemu beliau.

mas heru kenal ASM dimana? apa juga kenal mas pur?

Foto Heruweb

Mas Adi, Sayapun belum

Mas Adi,
Sayapun belum pernah bertemu dengan beliau maupun mas Pur.
Kebetulan saya mendapat tugas untuk jalankan barang2 amanah dan saya tau beliau adalah tokoh dalam bidang ini. Saya sudah pernah ke Cirebon dan bertemu dgn orang yang mengaku Janda ASM, ternyata bukan ASM yang saya cari.
Saya pernah ke daerah Jawa Tengah dan alhamdulillah dapat bertemu juga mendapat restu tokoh amanah lainnya, yaitu Romo Ronggo Lawe (RRL). Saat ini saya sangat ingin bertemu dengan ASM atau jandanya yang asli untuk sowan dan minta doa/restu agar saya dan istri dpt jalankan tugas Amanah dengan sebaik mungkin. Kebetulan, ada utusan khusu dari Luar Negri yang menghubungi saya dan mengatakan bersedia membantu penyelesaian bbrp barang amanah (krn mrk memiliki power dan data yang lengkap).
Saya dan istri berkeyakinan kuat bahwa saat kemakmuran bangsa indonesia sudah dekat dan itu tertentunya dapat terjadi bila barang2 amanah dpt diselesaikan dan dimanfaatkan dengan benar.
Saat ini, maaf, banyak sesepuh yang sudah tidak benar jalannya oleh sebab itu, kita perlu pentolan tokoh amanah spt ASM, RRL ataupun Bpk JAWAHIR untuk dpt menyatukan mereka.
Begitu lho Mas. Menurut info yg didapat, ASM sudah meninggal namun istrinya masih ada dan memang tinggal di Jawa Barat.
Saya dan istri sangat ingin bertemu dengan beliau.

Heru

Foto adi

mas pur pernah menyebut ttg

mas pur pernah menyebut ttg RRL, dia emang muridnya ASM. klo aku tidak salah dengar mas pur bilang RRL sudah meninggal.

sebutkan saja tokoh yang ngasih tugas sama mas heru, nanti klo mas pur baca pasti tanya ASM atau mas pur nya kenal?

diatas kan ada wirid yang diajarkan ASM ke anaknya (mas pur), coba pake itu, semoga cepat berjumpa ASM

Foto adi

mas pur pernah menyebut ttg

mas pur pernah menyebut ttg RRL, dia emang muridnya ASM. klo aku tidak salah dengar mas pur bilang RRL sudah meninggal.

sebutkan saja tokoh yang ngasih tugas sama mas heru, nanti klo mas pur baca pasti tanya ASM atau mas pur nya kenal?

diatas kan ada wirid yang diajarkan ASM ke anaknya (mas pur), coba pake itu, semoga cepat berjumpa ASM

Foto Heruweb

Iya, RRL memang sdh

Iya, RRL memang sdh meninggal dan pemegang tugasnya tetap dijuluki RRL.
Memang banyak hal yang tidak dpt dijelaskan dengan akal & pikiran dalam menjalani tugas Amanah ini, termasuk soal wirid jg soal pemberi tugas. Doakan saja agar tugas ini dapat dijalankan dengan benar.
Bila memang sudah waktunya, insyaallah saya akan berjumpa dengan ASM.

Foto armin

Amien

Amien

Foto Abdi Dalem

adakah disini yg mengetahui

adakah disini yg mengetahui tentang inisial RR? krn saya tlh bertemu beliau dan saya ketahui jg bhwa eyang S (yg diserahi dokumen The Green Hilton Agreement Geneva 1963) nanti akan bergerak dengan beliau krn beliau yg telah diberi pin codenya,Kanjeng Ibu Ratu memanggil beliau dng sebutan Nalendra..dan para sesepuh memanggil beliau Prabu,pdhl beliau sndiri msh bingung knp beliau yg dipilih?

Foto Pandhito Mukti

Assalamu'alaikum wr. wb Salam

Assalamu'alaikum wr. wb
Salam jumpa lagi dan Selamat hari raya IDHUL FITRI, mohon maaf lahir batin.
he he he kan ga ada kata terlambat..... he he he.....

Foto madriyani

ASSALAMUALAIKUM W W Mas

ASSALAMUALAIKUM W W
Mas BTPurnomo yang terhormat,
Sy baru saja baca tulisan Mas melalui blog ini.
Dari situ saya banyak tahu tentang apa yang selama ini menjadi kontroversi di masyarakat yaitu HARTA AMANAH.
Sebenarnya sy blum lama berkecimpung/terlibat dalan urusan ini. Kalau dengar dari mulut ke mulut memang sudah lama. Hingga sampai pada cerita bahwa telah banyak yang jadi korban baik moril maupun materiil, termasuk teman dekat saya sendiri.

Terlibatnya sy kedalam urusan ini dimulai tepat setahun lalu, akhir Desember 2008. Sejak itu sy mulai intens berhubungan dengan mereka2 yang kawakan dlm urusan ini.
Sy diperlihatkan banyak hal yang bisa meyakinkan saya seperti dokumen2, foto2, peta2 tmpat gudang, film isi gudang (dlm bentuk cd), bahkan sy dipertemukan dengan sesepuh2 pemegang amanah yang mana dari mereka saya diperlihatkan bukti2 kebenaran adanya harta amanah tersebut, seperti emas dan platinum batangan serta berlian yang saya rasa paling besar yang pernah ada.
Sy juga secara bertahap mendapat masukan cerita/sejarah dari mereka tentang harta amanah. Dari semua itu yang paling saya ingat ucapan/wejangan dari mereka adalah bahwasanya saya tidak boleh cerita pada sembarang orang karena pasti dianggap orang gila/sinting, tidak waras, tidak masuk akal.
Memang saya alami sendiri setelah itu, saya banyak dapat teguran dan cemoohan dari keluarga dan kerabat saya agar saya meninggalkan ini semua karena saya dianggap telah masuk dalam perangkap (kena tipu). “Hati2 kamu nanti hartamu akan habis ditipu mereka, gak usah macam2, yang nyata sajalah .....”.
Tapi sy terus saja karena sy yakin akan hal tersebut, dan juga karena sy tidak pernah merasa ditipu, sampai sekarang sy blum pernah merasa dirugikan selama keterlibatan sy dalam urusan harta amanah ini.
Membaca tulisan Mas Purnomo membuat saya semakin yakin kebenaran akan hal ini. Lebih banyak sejarah/cerita yang saya dapatkan dari tulisan Mas Pur, ditambah keterangan2 dari yang lain yang ada di blog ini.
Namun yang masih menjadi pertanyaan bagi saya, apa mungkin semua harta tersebut bisa dicairkan?. Mengingat orang2 dulu saja sebagai orang yang diberi amanat dan nama mereka bahkan tercantum pada dokumen tidak pernah bisa mencairkan. Apalagi kita yang hanya sebagai pewaris/kerabat/teman dari mereka??
Maaf, pertanyaan ini sy lontarkan karena melihat kondisi para sesepuh pemegang harta amanah. Kehidupan mereka sangat kontras dengan apa yang mereka jaga. Harta yang begitu banyak dan tak ternilai ternyata hanya sebagai pajangan bagi mereka tanpa kuasa untuk memilikinya meskipun cuma sedikit.
Apakah mungkin kita yang tidak pernah diberi amanat tuk menjaga bisa memilikinya?
Sebagai orang awam, tersinggung rasa kemanusiaan saya jika ternyata ada orang yang bisa memperoleh harta tersebut (dengan cara apa aja) sementara mereka para sesepuh selama bertahun-tahun harus hidup dalam kesusahan hanya karena label AMANAH.
Apakah tidak pernah ada kebijaksanaan bagi para sesepuh pemegang harta amanah agar boleh mengambil secukupnya dari harta tersebut untuk kehidupan mereka? Ataukah memang diperbolehkan, tetapi mereka tidak mengambilnya/memperlihatkannya? Ataukah jatah untuk mereka telah diambil/dimanfaatkan oleh orang/oknum yang tidak bertanggung jawab?
Sy pernah dengar bahwa pernah ada pejabat negara yang meminta (sedikit) harta (berupa berlian) dari seorang sesepuh di Jawa Tengah, katanya untuk kepentingan negara. Oleh sesepuh tersbut diberikan dengan uang ganti hanya Rp 6jt. Ternyata, uang hasil dari harta tersebut yang nilainya trilyunan rupiah digunakan untuk kampanye capres bareng2 tiga orang capres. Sangat ironis............
Itu hanya sedikit dari sekian cerita yang sy dengar mengenai penyelewengan penggunaan harta amanah, yang dilakukan oleh mereka2 yang jelas tidak amanah.
Lalu, siapa yang disalahkan bila terjadi demikian.???????
Orang-orang yang mengaku bisa mencairkan, untuk siapa dana yang akan dicairkan tersebut?? Apakah boleh untuk pribadi? Untuk negara? Ataukah untuk rakyat? Rakyat yang mana?
Pertanyaan2 ini juga selalu menghantui pikiran saya. Apakah tidak ada sanksi bagi orang2 yang menggunakan harta tersebut untuk kepentingan pribadinya? Ataukah memang diperbolehkan??
Belum lama ini saya diberitahu bahwa salah seorang sesepuh penjaga gudang (di Jawa Barat) bersedia mengeluarkan dana yang cukup besar dalam IDR (trilyunan) asalkan ditebus dengan dana senilai Rp 350jt. Katanya bisa dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Dana tersebut akan dibagi2. Untuk penyandang dana, untuk mediator, untuk sesepuh dan juga untuk fakir miskin. Apakah benar begitu? Sampai sekarang saya belum yakin benar. Tapi saya berharap bahwa itu memang benar.
Sejak setahun lalu sy selalu bertanya2, mengapa saya dilibatkan dalam urusan ini? Kalau tidak ada hasilnya untuk apa sy cape2?Nah, berita tersebut diatas tentu saja sangat menggembirakan saya (meskipun sy blm yakin benar). Siapa yang tidak ingin punya uang banyak, jadi orang kaya, konglomerat?

Maaf mas Pur, tulisan ini hanya sebagai curhat isi pikiran saya. Sy sampaikan kepada Mas Pur karena dari info yang disampaikan Mas Pur bisa dilihat bahwa Mas Pur sangat berpengalaman dalam urusan ini. Mudah2an sy mendapat jawaban/keterangan yang memuaskan dari Mas Pur, sekaligus menggembirakan (maksudnya: berita yang diatas memang benar adanya).
Sy sangat berterimakasih atas kesediaan Mas Pur membaca dan menanggapi tulisan saya ini.

Hormat saya.

madriyani

Foto Heruweb

Mbak Madriyani yang

Mbak Madriyani yang baik,
Membaca posting Mbak, saya jadi tertarik untuk ikut nimbrung lagi.
Kalau saya boleh sarankan, jangan sampai tergoda dengan iming-2 akan diberi dana ataupun diberi barang amanah DENGAN IMBALAN/TEBUSAN yang relatif "murah". Itu semua penipuan atau komersialisasi jabatan (terutama jabatan penjaga gudang).
Hal ini yang biasa disebut sebagai "Ngamen", maksudnya mereka mencari uang kecil dengan iming-2 imbalan berupa harta AMANAH.
Biasanya, mereka akan mendapat hukuman tanpa peradilan yaitu berupa hukuman yang disebut MBL ( Mati Buta Lumpuh).
Para Pengamen maupun orang yang berhasil menggondol harta AMANAH akan mendapatkan hukuman ini secara cepat maupun lambat.
Silakan Mbak perhatikan kondisi orang2 yang berhasil mencuri harta amanah.
Harta AMANAH bukan untuk keperluan pribadi, juga bukan untuk keperluan segelintir orang. Harta itu untuk KESEJAHTERAAN RAKYAT Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya.
Sepintas nampaknya tidak adil bila kita lihat kehidupan penjaga gudang (yang asli) dibandingkan dengan barang yang dijaga. Namun sebenarnya, Penjaga gudang yang ASLI memerima tugasnya dengan IKHLAS dan kehidupan keturunan mereka lebih baik dari pada kehidupan mereka sendiri. Masalahnya, saat ini Penjaga gudang yang asli sudah hampir punah, tugasnya digantikan oleh keturunan mereka dan..... yang lebih parah, sebagian dari keturuan mereka menganggap harta tersebut adalah harta warisan orang tua mereka.....
Namanya manusia, tidak luput dari kesalahan karena memang kita dilengkapi dengan nafsu...

Secara teoritis harta AMANAH memang dapat dicairkan, ada orang2 tertentu yang bertugas untuk itu (bukan penjaga gudang). Namun... tidak sedikit juga diantara mereka yang juga lebih besar nafsu pribadinya. Selain itu, negara2 yang terlibat dengan harta AMANAH ini punya kepentingan sendiri. Amerika akan sangat dirugikan bila harta amanah ini cair, mereka harus bayar hutang yang besar kepada Rakyat Indonesia atas sewa emas untuk membuat US$. Malah ekonomi Amerika bisa hancur bila harta ini cair. Nyatanya ekonomi Amerika mulai hancur walau harta AMANAH tidak cair.
Pada dasarnya, banyak pihak yang menginginkan harta ini tidak cair. Banyak dihalangi untuk pencairannya. Alhasil, sebaiknya LUPAKAN saja Harta AMANAH.
Kita kembali saja ke TUJUAN UTAMA leluhur kita saat mereka merancang Harta AMANAH ini yaitu, AGAR RAKYAT INDINESIA DAPAT MAKMUR - SEJAHTERA.
Nah itu tujuan utamanya, banyak cara untuk mencapainya. Bisa lewat harta amanah, bisa lewat pembasmian korupsi bisa juga lewat cara lainnya.
Satu hal yang perlu diingat, tujuan tersebut akan lebih mudah dicapai bila indonesia dipimpin oleh seorang pemimpin yang AMANAH. Tdak ada pemimpin yang sempurna, tapi ada orang yang mendekati kriteria tersebut.
Lupakan saja harta amanah, mari sama2 kita bangun Indonesia.
Indonesia yang MAKMUR DAN SEJAHTERA akan datang dengan sendirinya bila kita memiliki Indonesia yang BERSIH.
Salam,

Heru Suptandar

Foto Pandhito Mukti

Assalamu'alaikum wr

Assalamu'alaikum wr wb.
Selamat sejahtera buat para pembaca yang budiman terutama Mas Heru dan Mbak Madriyani.
Benar kata mas Heru sebaiknya kita berhati-hati dalam mencermati masalah aset ini, jangan sampai kita menjadi korban ataupun dirugikan karena kurang mengerti atau memahaminya ...... he he he .....................
Sedikit aq mau cerita perkembangan hal tsb atau menambahi wacana tentang masalah ini.

1. Hal Kita. Yang paling utama adalah mempersiapkan diri kita menjadi penerus, dengan banyak ibadah terutama jadikan diri kita ini ahli dzikir, ahli wirid supaya kita mempunyai mental yang JUJUR, BERANI dan TANGGUNG JAWAB. Ini yang sering kali di TUNTUT oleh Abah ASM dan para Eyang penjaga, karena tanpa hal tsb kita pasti akan dimakan oleh harta tsb bukannya kita bisa memakan atau memanfaatkannya,
itu ucapan ROMO BK saat menasehati aq ........ he he he ..................
Jadikan diri kita contoh dilingkungan kita, apalagi kalau kita sudah berkeluarga, mulailah dari keluarga kita sendiri......
Jaga diri, jaga tingkah laku dan perbuatan kita supaya kita menjadi orang-orang yang mulia, JANGAN KALAH DENGAN BARANG-2 MULIA itu.

2. Hal Eyang-2, sampai akhir tahun 2009, jumlah eyang-eyang penjaga tinggal 34 eyang + Eyang sepuh (ASM) dibantu lebih kurang 700 pembantu dari anak-anak eyang maupun dari murid-murid eyang sendiri, yang tersebar diwilayah RI-1, dan yang diluar RI-1 lebih kurang 1050 tenaga profesional, banker dan tenaga ahli .....

3. Hal Gudang. Untuk gudang amanah ada 101 buah (diluar gudang prasasti dan gudang dynasti).
1 gudang induk , 52 gudang atas nama ASM dan 48 gudang atas nama selain ASM (kami istilahkan teman2) yang tersebar di 39 wilayah RI dan di 9 negara asean lainnya no. 40Singapura, 41malaysia, 42tailand, 43birma, 44kamboja, 45laos, 46vietnam, 47pilipina dan 48brunei ...... kira kira begitu ....

4. Hal pencairan. Kita nih dah sekuat tenaga sejak 2002 melobi birokrat untuk bekerjasama, tapi sampai akhir 2009 nih ..... he he he ... hanya bisa gigit jari..... Pada 22 Mei 2008, kami memberi beberapa contoh dollar us cetakan dari thn 1933 sd 1968 ke Bapak Budiono saat beliau jadi gubernur BI, tapi sampai akhir 2009 kemarin belum ada jawaban yang pasti.... so ..... ya mohon maaf kami harus bekerja sendiri, dan tidak berarti kami nantinya tidak mau membantu loh yah.
Pencairan ini membutuhkan ORANG YANG BERTANGGUNGJAWAB, sebagai pelaksana resmi, diluar Eyang sepuh dan para penjaga tsb.
Dan pada Kamis Pon 26 Nopember 2009 kemarin, sehari sebelum Idul adha 1430H, diadakan sakral gudang, dan mencoba untuk memakai dana yang diserahkan penjaga ke ASM secara resmi, dana tsb dirupiahkan senilai 2 juta rupiah, 1 juta untuk acara sakralan, 750ribu untuk ASM dan 250ribu untuk aq ........ Alhamdulillah kebagian juga aqnya ......... he he he.............

5. Hal Barang. Pernah aq uraiakan secara garis besar diatas, ini menambahi dikit lagi.
Untuk barang-barang non liquit, al : Emas, platina, UB, Batu Mulia, sertifikat Gold, sertifikat dana lainnya untuk sementara dibekukan.
Sedang barang-barang liquit berupa BANK NOTE, al. : Dollar US, Singapur, Ringgit, Euro etc kira-kira ada 188 mata uang, akan mulai dipakai.
Rencananya Januari ini akan dipakai dan di setor ke 5 bank : 5 juta Dollar Usd, 5 juta Dollar Singapur, 5 juta ringgit dan 5 juta Euro, dan semoga aja lancar, BISMILLAHI wa BILLAHI, semoga Allah Ridho....... amin ya Allah amin................
Pernah aq salah perintah, saat itu bulan september 2009 kemarin, aq minta ke penjaga untuk memberi ke ASM 500juta Dollar, untuk rencana sakralan tsb,.... eh sayangnya aq ga rinci pecahannya... penjaga gudang mengirim ke ASM untuk sample ... 1 babybox, setelah dibuka isinya adalah Dollar Singapura dengan pecahan 10.000 dollar singapura thn 1973, 5 bendel @ 100 lembaran..... akibatnya.... he he he .......... di bank2 RI ga laku, jg di BI, terpaksa ASM dengan kebaikan 2 orang pendana kami ke singapura... dan di bank sentral singapura , uang tsb bisa ditukar asal 1 paketan yang kira-2 senilai 500juta dollar singapura atw 5 petian, klo di rupiahkan lk 3,5 T.
Yah akibatnya ... sakralan yang rencananya 9 September 2009 diundur. begitulah........... maklumlah.

6. Hal Bank. Untuk mengantisipasi kelancaran dana BANK NOTE yang lk 188 jenis mata uang, ASM meminta aq mempelajari Bank, utamanya bank Century atw bank Mutiara, sebelumnya aq disuruh mempelajari Bank Mandiri. ASM meminta kemungkinan untuk membeli bank Mutiara tsb minimal sebesar 6,7T rupiah....... sebelumnya, rencananya, untuk bank Mandiri sebesar lk 60T Rp. Untuk dijadikan bank sementara. Dan sampai sekarang aq hrs nunggu audit dari BI ... katanya ... Januari ini... lepas dari permasalahan yang terjadi di bank mutiara tsb. Semoga aja ga ada kendala.... . Perlu diketahui bahwa mata uang yg lk 188 tsb adalah rata-rata cetakan dari tahun 2002 sd 2006. kecuali untuk Dollar US dari 1933 sd 2006 sedang mata uang Rupaih sendiri dari tahun 1947.
Untuk Dollar US yang dari 1933 sd 1968 kami udah dapat tegoran, bila pada 2010 ini tak secepatnya ditukar maka pada 2011 kedepan akan dipotong 10% dari nominalnya. sedang untuk uang Rupiah dari 1947 sd 1972, akan dipotong tinggal separohnya........

7. Hal Lainnya. Wilayah kerja Amanah ada di 9 Wilayah yaitu RI-1 (Asean), RI-2 (AS dns-dan negara sekitarnya), RI-3 (Jepang dns), RI-4 (Cina dns), RI-5 (Rusia dns), RI-6 (Jerman dns), RI-7 (Perancis dns), RI-8 (Inggris dns) dan RI-9 (Arab Saudi dns), atau sejumlah negara-negara anggota PBB yang sekarang kira-kira 192 negara. ......... so ..... bila anda mau membantu, SIAPKAN DIRI ANDA dan MENTAL ANDA, terlepas dari negara-negara atw birokrat-birokrat suatu negara yang pingin menjarah harta amanah........... he he he...............
Apalagi rencananya tahun 2022 PBB pindah ke JAWA tepatnya di Proyek KKTN.

Mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan dihati... yaah
Semoga nanti bisa aq sambung lagi...... dan semoga Allah Ridho.
Makasih................ buaaaanyak... buannnnyaaak.
Wassalam

Foto Heruweb

As.wr.wb. Mas Pur, senang

As.wr.wb.
Mas Pur, senang sekali dapat berita lagi dari mas Pur. Mudah2an apa yang diusahakan dapat tercapai.
Namun saya agak ragu dengan keberhasilan usahanya ini. Selama ini sudah banyak tenaga, waktu dan uang yang terbuang namun hasilnya masih belum memuaskan juga.
Saya hanya perlu ingatkan, agar sebelum melangkah lebih lanjut, ada baiknya ASM, mas Pur dkk kembali memeriksa apakah Gudang2 AMANAH masih ada (baik gudang maupun isinya)? Atau setidaknya cukup periksa 1 buah gudang saja. Bila tidak dapat periksa keberadaan gudang, mungkin ada baiknya mencari foto dimana terdapat gambar orang berada dalam gudang atau berada di depan pintu gudang.
Maaf, ini perlu saya sampaikan demi kebaikan. Karena sepengetahuan saya, bank note yang akan diserahkan ke 5 bank tersebut tidak ada artinya bila tidak dibackup oleh dokumen dan collateral yang terdapat dalam gudang.
Maaf sekali, belakangan ini saya pribadi lebih senang bila Harta ini tidak cair. Karena sebenarnya ada hal mengerikan yang akan terjadi bila Harta AMANAH cair. Hal ini dapat dibaca pada hadist-2 berikut ini:

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Kelak, bumi akan memuntahkan kekayaannya yang terpendam seperti gulungan dari emas dan perak. Lantas, datanglah pembunuh, dia berkata: 'Untuk inilah dulu aku membunuh!' Datang pula orang yang memutuskan silaturahim, lantas ia berkata: 'Karena inilah aku memutuskan hubungan beriman silaturahimku'. Datang pula pencuri, lantas ia berkata: ' Karena inilah tanganku dipotong!' Kemudian mereka meninggalkanya tanpa mengambilnya sedikitpun".
HR. Muslim

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda:
Kiamat tidak akan terjadi sampai di tengah kalian harta menjadi banyak, lantas melimpah ruah, sehingga pemilik harta bingung mengenai siapa yang akan menerima sedekahnya dan ada orang yang dipanggil untuk menerimanya, tetapi dia mengatakan: " Aku tidak membutuhkannya".
HR. Bukhari, Az-Zakat dan Muslim

Apakah mas Pur yakin bahwa semua rekan2 mas Pur adalah orang2 amanah, jadi tidak termasuk dalam golongan yang disebut dalam hadist di atas?
Bila mas Pur tidak yakin, sebaiknya Stop dari sekarang juga karena kita mencari selamat dunia akhirat.

Sekali lagi mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan. Hal diatas saya utarakan tanpa maksud apapun selain untuk kebaikan kita semua.
Wassalam,

Heru

Foto madriyani

Assalamualaikum

Assalamualaikum Wr.Wb.

Terimakasih kepada Mas Heru yang menanggapi tulisan saya dan Mas Pur atas tambahan infonya.
Sebelumnya, panggil saya Mas Madriyani bukan Mbak. Emang namanya perempuan tapi asli laki2 lho.

Untuk Mas Heru, saya heran kok Mas Heru gak pingin harta amanah cair. Bukankah kalo cair, bs dimanfaatkan untuk kita semua rakyat Indonesia?. Kan tidak ada lagi yang namanya gelandangan, orang miskin, papa dhuafa.
Bukankah kebahagiaan hidup akan lebih mudah diperoleh salah satunya dari materi yang cukup alias kaya.
Bagaimana bs bahagia kalau kita gak punya uang. Padahal segala sesuatu sekarang ini bs didapat hanya dengan uang. Untuk makan harus ada uang, pakaian ada uang, berkendaraan harus ada uang, berobat harus dengan uang. Apa2 harus dengan uang.
Negara kita ini disebut negara miskin juga karena kekurangan uang.
Tulisan Mas Heru tanggal 25/7/2008, disitu Mas Heru bilang bahwa Mas Heru diberi amanat untuk menjalankan (membantu mencairkan) harta amanah dan punya akses orang-orang asing yang bisa membantu mencairkan. Apakah Mas Heru sudah pernah mencobanya?
Saya rasa orang2 amanah yang lain juga akan senang apabila Mas Heru berhasil mencairkan, bahkan mereka pasti juga akan minta bantuan Mas Heru untuk mencairkan harta yang mereka miliki (jaga).
Saya sendiri juga akan ikut bergembira karena bisa tercapai keinginan jadi orang punya (alias kaya). Bisa punya rumah bagus, mobil bagus, naik haji dan lain2. Saya yakin orang lainpun pasti akan seperti saya.

Tentang kekhawatiran Mas Heru bahwa sulit mencari orang yang benar2 amanah, saya rasa tidak perlu dipermasalahkan. Kita tidak perlu menilai orang lain bisa amanah atau tidak, yang penting diri kita sendiri apakah bisa amanah atau tidak?. Urusan orang lain yang tahu hanyalah Yang Maha Mengetahui yaitu Alloh.
Kalau mereka ternyata tidak bisa amanah ya pasti akan menerima sanksi langsung dariNya. Demikian juga dengan diri kita sendiri.
Yang penting keinginan kita semua yang sama yaitu bagaimana harta amanah ini bisa cair, bisa diwujudkan. Mungkin jalannya/caranya terserah kita masing2. Yang penting diniati untuk sebesar2nya kemakmuran bangsa kita. Seperti kata orang “GEMAH RIPAH LOH JINAWI”.

Selama ini yang saya ketahui, para pemegang harta amanah berusaha mencairkan dengan caranya sendiri2. Disana ada yang mengaku diberi mandat untuk mencairkan, ditempat lain juga demikian. Di Jakarta ada, di Bandung ada, di Jawa Tengah ada, Jawa Timur ada. Dimana2 ada. Semuanya mengaku diberi mandat.
Apakah tidak pernah ada pemikiran (usul saran) agar semuanya bersatu?. Seperti bersatunya pemuda tahun 1928 lalu. Atau seperti tahun 1945 sehingga kita bisa merdeka. Atau tahun 1998 orde baru bisa runtuh dan mulainya reformasi. Kenapa mereka (pemegang amanah) tidak mau bersatu?.
Bukankah kompak dan bersatu lebih kuat daripada sendiri2?.
Toh kita semua punya kepentingan yang sama, yang satu, yaitu untuk kemakmuran bangsa kita tercinta.

Sekian.

Mas Madriyani.

Foto Heruweb

Walah, mampus aku.... Maaf

Walah, mampus aku.... Maaf banget MAS Madriyani... bukan Mbak yah... Maaf banget.
Iya Mas, dulu sudah saya pernah usahakan lewat jalur LN dan hasilnya nihil.
Kalau seumpamanya saat ini ada yang "membanggakan diri" sebagai pemegang gudang amanah, ya biarkan saja. Sejauh pengetahuan saya, saat ini (sejak 2010) yang namanya penjaga gudang aja mungkin gak bisa menemukan gudang yang "biasanya" mereka jaga. Nah, Mas boleh bilang kepada yang minta imbalan 350jt itu agar dia memeriksa lagi keberadaan gudangnya dan buktikan dengan perlihatkan foto dia berada dalam gudang...
Harta amanah gak perlu mahar 350jt, gak perlu upacara atau prosesi, harta itu akan keluar dengan sendirinya pada saatnya.
Perlu diingat bahwa sejatinya, HARTA AMANAH ITU TIDAK ADA, yang ada adalah HARTA dan ORANG2 AMANAH. HARTANYA masih ada tapi ORANG-2 AMANAHNYA yang perlu dipertanyakan keberadaannya....
KUNCI untuk mencairkannya adalah ada HARTA dan ada ORANG-2 yang AMANAH.... tanpa MAHAR maupun SESAJEN....

Makanya oleh sebab itu, saya sebelumnya menyarankan kepada mas Pur agar memeriksa keberadaan gudang, cukup 1 gudang aja, gak perlu semua. Tanpa ada kelengkapan dokumen yang disimpan dalam gudang, maka semua bank note akan menjadi kertas yang tidak ada harganya.

Mas Madriyani yang baik, saya bukan orang amanah namun saya terkait dengan Harta Amanah ini. Pada awalnya, saya pun sangat ingin agar harta amanah ini cair sampai suatu saat ada yang mengingatkan saya tentang 2 hadist yang telah saya sampaikan terdahulu. Saya diingatkan, bahwa bila kita berhasil mencairkan harta amanah berarti kita telah mendekatkan dunia ini kepada situasi seperti yang disebut dalam hadist-2 tersebut. Saya sungguh kaget dan ngeri membayangkan situasi yang dijelaskan pada hadist-2 tersebut (terutama kata2 dibagian awal pada hadist kedua). Selain itu saya juga diingatkan bahwa cairnya harta amanah dapat membuat rakyat Indonesia menjadi "sangat makmur" namun tidak ada jaminan bahwa rakyat indonesia akan menjadi bahagia atau menjadi lebih bermoral maupun jadi lebih beriman malah mungkin akan terjadi sebaliknya yaitu makin gila.
Percayalah Mas, yang namanya harta amanah adalah harta yang panas artinya... bila harta ini cair, akan terjadi banyak pembunuhan. Selain itu, orang yang tadinya adalah orang yang benar-2 amanah akan lupa dengan tujuan awalnya saat harta ini cair. Nah kalau sudah lupa dengan tujuan awal, bagaimana rakyat INDONESIA dapat menjadi makmur?

Saya diingatkan juga, bahwa kemakmuran itu bisa juga diraih tanpa harta amanah asalkan negeri ini "bersih dan dijalankan dengan baik".
Maaf, saya lebih senang bila kemakmuran tersebut datang dengan cara yang alami ini.
Kita sedang menuju ke arah sana, akan banyak pejabat2 yang dibuka boroknya dan Indonesia sedang menuju ke arah yang lebih baik.
Jadi sekali lagi, lupakan saja harta amanah, mari sama2 kita bangun Indonesia.
Indonesia yang MAKMUR DAN SEJAHTERA akan datang dengan sendirinya bila kita memiliki Indonesia yang BERSIH.

Mudah2an pesan saya ini akan sampai juga kepada ASM dan istri.
Bila Mas Pur membaca pesan saya ini, tolong sampaikan salam hormat saya kepada beliau.

Salam,

Heru Suptandar

Foto madriyani

Assalamualaikum Wr.Wb. Maaf,

Assalamualaikum Wr.Wb.

Maaf, sy nimbrung lagi. Semoga pada gak bosan n bersedia menanggapi dengan baik, tulus dan ikhlas (maksudnya free of charge, gitu lho). Terimakasih atas tanggapan Mas Heru.

Sy ada beberapa pertanyaan untuk Mas Pur.( dr. Tulisan Mas Pur tgl. 1/1/2010)
- Dari poin 1 (Hal kita); Mas Pur pernah dinasehati langsung oleh Romo BK. Dimana dan kapan itu terjadi? Saat itu Mas Pur berumur berapa?
- Dari poin 2 (Hal eyang2); ada lebih kurang 1050 penjaga diluar RI1 (para profesional, banker dan tenaga ahli), apakah mereka digaji? Tugas mereka apa? Apakah mereka bisa dimintai bantuan untuk mencairkan harta amanah?
- Masih dari poin 2; apakah Mas Pur termasuk keturunan salah satu dari Eyang2 tersebut?
- Poin 4 (Hal pencairan); dana tuk acara sakral dr penjaga gudang dibagi2 termasuk tuk ASM dan Mas Pur, apakah tidak takut terkena hukuman MBL seperti tulisan Mas Heru (29/12/2009)?
- Poin 5&6 (Hal barang&bank); mudah2an usaha Mas Pur n ASM diridhoi Allah dan diberi keberhasilan.
- Poin 7 (Hal lainnya); PBB mau pindah ke Jawa diproyek KKTN, itu tepatnya di daerah mana?

Saya tinggal di Jakarta (kawasan Kemayoran), email sy : madriyani@gmail.com. Kalau mau jawab via email dipersilahkan.
Sekian, semoga Mas Pur berkenan memberikan penjelasan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Madriyani.

Foto sirminta

Jika Mas berkenan, bisa rekan

Jika Mas berkenan,
bisa rekan rekan deskripsikan ciri2 ASM? mungkin sama dengan sepuh yang saya temui akhi2 ini?
yang saya tahu saat ini beliau sedang ada di jawa barat untuk pengurusan barang amanah ini. Barang yang ada di nusantara tentunya
, bukan yang di luar negeri.
terima kasih

Foto WD Setiawan

Salam, Saya mau tanya sama

Salam,

Saya mau tanya sama kalian yang bergerak dibidang harta amanah, apakah ada yang mengenal Abah Sutawijaya Mangunkusumo (Abah Suta)? Beliau juga punya nama lain "Tubagus Bayi" dan lain-lainnya. Dimana dia sekarang? Saya bersama beliau terakhir kali sekitar 1 bulan sebelum kejadian Bom Marriot #1 di Plaza Mutiara - Mega Kuningan. Buat rekan-rekan yang tahu keberadaanya saya mohon informasinya. Thanks.